Jumat, 18 Mei 2018

Team Monitoring Ketahanan Pangan Wasep Korem Salatiga Sambangi Demplot Lahan Kodim 0719/Jepara



Jepara – Salah satu cara pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional yang berasal dari produksi dalam negeri yang bermuara pada kemandirian pangan sehingga tidak terpengaruh pada kondisi luar yaitu dengan pemberdayaan Demplot. Demplot atau Demontration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan. Demplot bisa berupa Inovasi teknologi budidaya, VUB (Varietas Unggul Baru), Pemupukan dan lain-lain, disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut.

TNI Angkatan Darat instansi yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian, melalui Korem 073/Makutarama selaku Komando yang membawahi Kodim 0719/Jepara melaksanakan Monitoring Ketahanan Pangan Wasep ke Demplot Kodim 0719/Jepara di desa Bringin kecamatan Batealit kabupaten Jepara, yang di pimpin oleh Mayor Inf Arif, Kamis (17/05/2018).

Dalam monitoring tersebut, Team monitoring Korem 073/Makutarama di dampingi oleh Pasiterdim 0719/Jepara Kapten Inf Ngadino, Danramil 03/Batealit Kapten Czi Dono Susilo dan beberapa petugas PPL kecamatan Batealit dan abggota poktan rejosari meninjau lokasi Demplot dengan luas lahan 1 ha, dengan varietas padi ciherang.

Team monitoring Korem yang di pimpin Mayor Arif menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0719/Jepara yang telah membuat Demplot dengan hasil yang bagus, dengna demplot ini di harapkan Kodim 0719/Jepara mampu menjadi garda terdepan ketahanan pangan petani Jepara dalam rangka mensuksekan swasembada pangan dan ketahanan pangan yang di canangkan pemerintah.Jika membuahkan hasil, tentunya akan diimplementasikan di wilayah lain sehingga kebutuhan pangan di wilayah Kabupaten Jepara ini bisa terpenuhi, Dengan percontohan bibit padi berkualitas, nantinya bisa dijadikan acuan bagi petani setempat dalam menanam tanaman padi, Hanya saja perlu ada inovasi budidaya pertanian agar petani lebih cerdas sehingga mampu menghasilkan produktivitas serta kualitas beras yang baik dan jumlah yang melimpah," ujarnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Up