Senin, 21 Mei 2018

Babinsa Tunahan Sebagai Jembatan Perdamaian Perselisihan Pemuda



Jepara - Bertempat: Balai Desa Tunahan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Serda Nursidi Babinsa Koramil 08/Keling Dim 0719/Jepara membantu mendamaiakan perselisihan dan kesalahfahaman antara pemuda desa Tunahan dengan pemuda desa Kunir, Senin (21/05/2018).

Adapun masalah bermula ketika pemuda desa Kunir yang sering berkendaran ugal ugalan, sehingga memancing kemarahan pemuda desa Tunahan. Untuk musyawarah perdamaian tersebut antara pemuda desa Tunahan Ari Singgit Probo dan Ali  Ahmad Solekah pemuda desa Kunir.

Hadir dalam musyawarah perdamaian tersebut Babinsa desa Tunahan Serda Nursidi, Petinggi Desa Kunir Bapak Sucipto, Petinggi desa Tunahan Bapak Kaswoto, Babinkamtibmas desa Tunahan, dan Kedua belah pihak Singgih Probo Aji dan Ali Ahmad Solekah.

Kaswoto selaku Petinggi desa Tunahan menyampaikan selamat datang kepada para hadirin yang sudah mau bertemu untuk penyelesaian permasalahan. Kaswoto juga meminta permasalahan antara kedua belah pihak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi sekarang momentum Ramadhan, harus saling memaafkan.

Sementara itu petinggi desa Kunir dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf atas tindakan pemuda desa Kunir yang sering berkendaran ugal ugalan. Kedepannya petinggi menghimbau  warga desa Kunir khususnya pemudanya tidak ada yang memakai knalpot grong apalagi berkendaraan ugal-ugalan.

Babinsa Tunahan  Serda Nursidi selaku moderator  menyampaikan antara kedua belah pihak agar permasalahan bisa di selesaikan di wilayah secara kekeluargaan, Kedua kita hidup harus saling memaafkan ,apalagi ini bulan puasa mari kita tingkatkan amal ibadah kita, bukan malah bertikai dan berantem. Kita disini mau menyelesaikan masalah bukan nyari kebenaran masing masing. “ Saya berterima kasih karena kedua belah pihak sudah bisa berdamai, untuk kedepannya jangan sampai ada pertikaian lagi”, pungkasnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Up