Rabu, 16 Mei 2018

Babinsa ; Program BABS Perlu Sosialisasi dan Pendampingan




Jepara - Babinsa Desa Tempur Serka Abdul Munif   pada hari selasa tanggal 15 2018 Pukul 10.00 Wib menghadiri undangan dalam rangka Soaialisasi BABS Buang Air Besar Sembarangan,dalam rangka program pemerintah untuk menjadi Desa ODF di Aula Gedung MI Al Anmar Dukuh Duplak Desa Tempur Kecamatan Keling yang di hadiri -+ 21 orang.

Hadir dalam sosialisasi BABS antara lain kepala Desa Tempur diwakili bpk Wado, Tim dr Puskesmas keling 1 Bpk Wardoyo kasi kesehatan masyarakat beserta staf, Babinsa Desa Tempur Serka Abdul Munif, Babinkamtibmas brigadir Heru L,  Perangkat Desa Tempur dan Ketua RW dan RT,Kader PKK Dukuh Duplak Rw 06.

Dalam kesempatan itu dari Puskesma Keling  Bpk Wardoyo menyampaikan  warga desa Tempur agar mengerti tentang kesehatan berkaitan dengan program STBM Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang di dalamnya termasuk program Stop BABS.setelah Program BABS nantinya akan bertingkat program 5 Pilar STBM diantaranya BABS, Cuci tangan pakai sabun/CTPS,pengelolaan air minum dan makanan, Pengamanan sampah rumah tangga, Pengamanan limbah cair.Komitmen sekecamatan keling semua desa akan ODF pada Tahun 2018.

Sementara itu Babinsa Desa Tempur Serka Abdul Munif menyampaikan tentang pentingnya program BABS karena program tersebut dapat mencegah penyebaran penyakit/virus lewat tinja atau kotoran manusia.perlu adanya budaya malu bagi warga masyarakat berkaitan Buang Air Besar Sembarangan Serta kesadaran warga untuk membuat jamban permanen, walaupun pekerjaannya bertahap menyesuiakan Kemampuan masing masing walaupun banyak kendala baik lahan dan biaya tentunya semua pihak nantinya akan berkomunikasi dengan pihak desa untuk mencari dan memberi solusi yang terbaik.

Materi STBM di isi bpk Setyo Wardoyo tentang 5 Pilar Kesehatan yaitu BABS, Cuci tangan pakai sabun, Pengelolaan air minum dan makanan, Pengamanan Sampah rumah tangga, Penganan limbah cair rumah tangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Up