Rabu, 11 April 2018

Evaluasi STBM di Kedung, Libatkan Koramil



Jepara – Tantangan pembangunan sanitasi di Indonesia adalah masalah sosial budaya dan perilaku penduduk yang terbiasa buang air besar (BAB) di sembarang tempat, khususnya ke badan air yang juga digunakan untuk mencuci, mandi dan kebutuhan higienis lainnya. Oleh karena itu bertempat di Pendopo Kecamatan Kedung di laksanakan evaluasi Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM) se-Kecamatan Kedung Kabupaten jepara, Rabu (11/04/18).


Hadir dalam acara tersebut
1.     Camat Kedung Bapak Drs Sisnanto Rusli
2.     Danramil 02/Kedung yang di wakili oleh Pelda safek
3.     Kapolsek Kedung AKP Sukarmo
4.     Sekcam Kedung Bapak Sudaryono
5.     Kasi PMD kecamatan Kedung Ibu Sulistyowati
6.     Tim dari Puskesmas Kedung l
7.     Petinggi desa se-kecamatan Kedung atau yang mewakili
8.     Warga tamu undangan 40 orang

Dalam sambutannya Sisnanto rusli menyampaikan tentang peran serta semua pihak baik dari Puskesmas, Koramil/Babinsa, Polsek/Babinkamtibmas, kader desa, Bidan desa dan warga masyarakat itu sendiri. Hal ini dapat di lakukan dengan membuat jamban, dan rencana pembuatan jamban kelompok, ini merupakan salah satu solusi untuk menjadi desa ODF (Open Defecation Free) yang harus didukung dan di sosialisasikan kepada warga setempat.  Membentuk tim fasilitator desa yang anggotanya berasal dari kader-kader desa, Para Guru, dsb untuk memfasilitasi gerakan masyarakat. Tim ini yang mengembangkan rencana desa, mengawasi pekerjaan mereka dan menghubungkan dengan perangkat desaMemonitor kerja kader pemicu STBM dan memberikan bimbingan yang diperlukan”, jelasnya.

Sedangkan dari Tim Puskesmas l Kedung menjelaskan bahwa Sanitasi total adalah kondisi ketika suatu komunitas (warga) tidak buang air besar (BAB) sembarangan, mencuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan yang aman, mengelola sampah dengan benar, mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Up