Selasa, 10 April 2018

Dandim Jepara Menghadiri Pengajian Umum Dalam Rangka Hari jadi Jepara




Pendim Jepara - Pada hari Senin tanggal 9 April 2018 pukul 20.30 s/d 23.05 Wib bertempat di komplek Astana Masjid Sultan Hadirin ds. Mantingan  kec. Tahunan,  kab. Jepara telah dilaksanakan Pengajian umum DALAM RANGKA HARI JADI KABUPATEN JEPARA KE-469 TAHUN 2018 dengan pembicara KH. Mustofa dari Sukolilo Pati yang diikuti ± 600 orang.

Hadir dalam pengajian antara lain KH. Mustofa dari Sukolilo Pati (sebagai penceramah), Bupati Jepara KH. Ahmad Marzuki,  SE., Dandim 0719/Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat, ST, Sekda Kab. Jepara Ir. M. Sholih, Ketua DPRD kab. Jepara Bpk. Drs. Junarso, ‎Kepala Kemenag Jepara Drs. H. Nor Rhosid.
7. ‎Ketua OPD kab. Jepara, Danramil 11/Tahunan Kapten Inf. Ramelan, Camat Tahunan, ‎Petinggi Desa Mantingan, Pengurus Masjid Astana Sultan Hadirin dan Toga, Tomas dan para undangan.

Bupati Jepara KH. Ahmad Marzuqi, SE. Dalam kesempatan itu menyampaikan Atas nama Forkopimda kami mengucapkan selamat hari jadi kab. Jepara kepada warga kab. Jepara semoga Alloh SWT menambah rahmat dan nikmat kepada kita semua.
2) Kita diberikan kesempatan hidup di NKRI dan kita wajib bersyukur di Kab. Jepara karena kita mencari semua ada di Jepara, kemarin saya di Turki adanya hanya kebab saja untuk itu kita bersyukur diberi hidup di Indonesia karena kita adalah negara islam terbesar di dunia, Ada berita muncul perkiraan bahwa indonesia akan hancur/bubar pada tahun 2030 itu semua jangan dipandang dari segi negatif namun kita perlu antisipasi dan kita jadikan semua itu cambuk kita semoga itu semua tidak terjadi, SDM Jepara sudah banyak pemimpin diantaranya Ratu Shima, Ratu Kalinyamat untuk itu semoga Jepara nantinya bisa dipimpin wanita.

Kesempatan yang mulia ini saya selaku Forkopoimda mengajak bersama sama kompak berjuang untuk mewujudkan Jepara semakin maju, aman dgn dimodal dasari dengan kebersamaan dan saling membantu jangan saling menyalahkan kita harus bersatu dan bekerja sama, Terima kasih kepada panitia dalam hari jadi kab. Jepara diadakan pengajian pengajian, ziarah maqam kepada sesepuh Jepara itu semua adalah penting karena sesepuh telah berjasa kepada kemajuan Jepara.

Kemarin saya dipanggil oleh Kyai Lampung tengah bahwa enak jadi orang Jepara, kalau di Lampung wanita itu bekerja dan suaminya hanya duduk, kalau wanita Jepara kan hanya menerima uang dari suaminya, Bicara Alhamdulillah itu diucapkan jangan hanya saat menerima suka namun juga apabila kita menerima musibah ya harus alhamdulillah diucapkan setiap saat, Indonesia khususnya Jepara beberapa tahun lalu penduduknya sedikit tanahnya luas tapi makannya hanya nasi jagung,  namun Jepara sekarang tanahnya sempit penduduknya banyak tapi makannya enak,  itu semua karena warga Jepara mengucap Alhamdulillah, Ungkap KH. Mustofa dari Sukolilo Pati dalam Mauidoh Hasanah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Up