Selasa, 21 November 2017

Jambanisasi Oleh Koptu Sugiyarto



Jepara – Babinsa Desa kepuk Koptu Sugiyarto beserta perangkat desa melaksanakan kegiatan pengecekan bantuan material dalam rangka pelaksanaan program jambanisasi guna tercapainya sasaran target desa ODF yang merupakan perwakilan dari Kec.Bangsri. (21/11/2017).


Program jambanisasi ini adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah untuk meningkatkan pola hidup sehat. “Kita menghadirkan program ini sebagai upaya membantu masyarakat yang belum memiliki jamban ada dalam setiap rumah warga agar kesehatannya makin terjamin, TNI akan terus berupaya membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya, karena kegiatan ini merupakan salah satu Bakti TNI pada Operasi Militer Selain Perang. Program seperti ini juga pastinya dilakukan oleh seluruh satuan TNI Angkatan Darat di Indonesia, karena TNI lahir dari rakyat dan berbuat untuk rakyat,” ungkap Koptu Sugiyarto.

Adapun rincian pendistribusian Bantuan yang diterima yaitu Dari DKK : 40 kloset dan pralon. Dari Pemerintah Desa Kepuk :208 kolset dan pralon. Sementara warga yang belum mendapatkan distribusi material mempersiapkan tempat lubang sapiteng terlebih dahulu.(Pendim Jepara)

Aparatur Kecamatan Donorojo Sidak Monef Bantuan Khusus Dana Desa untuk Pengaspalan Jalan



 Jepara – Banyaknya kasus penyalahgunaan terhadap dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat sejak 2015, merupakan cermin bahwa dana desa belum efektif, efisien, dan transparan di daerah. Selama 2016, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tercatat sedikitnya 900 kasus penyalahgunaan dana desa. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu besarnya Rp 20,7 triliun pada 2015, Rp 46,9 triliun pada 2016, lebih dari Rp 60 triliun pada 2017, dan semakin meningkat pada 2018 dengan rencana anggaran sebesar Rp 80-120 triliun.(21/11/2017)
 
Dana yang besar tersebut rawan untuk disalahgunakan sehingga diperlukan pengawasan sampai ke tingkat desa dengan memanfaatkan aparatur terkait. Ini yang melatar belakangi aparatur Kecamatan Donorojo Melaksanakan monef bantuan khusus pengaspalan jalan di rt 1.2 .dan7 rw 2 sepanjang 680 m lebar 2.5 m dan di rt4 rw 3 sepanjang  700 m lebar 2.5 m agar tidak adanya penyimpangan terkait penggunaan anggaran tersebut.

Dalam pelaksanaan sidak tersebut juga dihadiri oleh Camat Donorojo beserta staf,  Danramil 08/keling Kapten Chb Edi Susanto, Kapolsek di wakili  kanit Bimas dan Babinkabtibmas, Petinggi beserta pamong dan PPk Desa Ujungwatu.(Pendim Jepara)

Danramil Keling Jadi Irup di MAN 2 Jepara



 Jepara - Untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda khususnya para pelajar di MAN 2 Jepara Desa Kelet Kecamatan Keling. Danramil 08/Keling Kapten Chb. EDI Susanto menjadi Irup pada pelaksanaan kegiatan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (20/11)

Dalam arahannya Kapten Chb. Edi Susanto menyampaikan arti penting tentang Wawasan kebangsaan (Wasbang) sejak usia sekolah. Ia mengajak peserta upacara untuk tetap bersemangat dalam bela negara supaya Negara Republik Indonesia ini tetap berdiri. Kerena generasi muda sebagai tumpuan dan harapan generasi penerus bangsa.

Hadir dalam upacara tersebut 543 orang siswa dan siswi MAN 2 jepara, Babinsa Desa Kelet Pelda Kamina, Kepala sekolah MAN 2 Jepara Drs. Usman Efendi, Para dewan guru dan staf.(Pendim Jepara)

Hari Ke Dua Minggu Militer Kodim Jepara




 Jepara – Rutinitas di Minggu militer anggota kodim 0719/Jepara melaksanakan latihan PBB (Peraturan Baris berbaris). PBB yang dilaksanakan kali ini diawali dengan upacara bendera dan dihadiri oleh seluruh anggota Kodim termasuk PNS. Kata PBB sering kita mendengarnya sejak seorang duduk dibangku sekolah, PBB akan selalu melekat dalam kedisiplinannya. Kapten Arh. Rondi yang ditunjuk sebagai instruktur materi PBB memberikan pelajarannya dengan penuh keseriusan dan kedisiplinan. Sehingga para anggota dapat menerimanya dengan mudah dan cepat dimengerti.


Minggu militer yang ada pada kurikulum TNI Angkatan Darat sejak 2002-2003, adalah minggu dimana setiap anggota TNI harus mampu dan menguasai setiap gerakan dasar militer. Sehingga diharapkan pada satuan Teritorial seperti Kodim tidak lupa atau melupakan setiap gerakan dasar militer. Mengapa demikian, sebab seorang militer dimanapun berada tentunya membawa nama baik satuan yaitu berupa tingkah lakunya dalam keseharian di tengah masyarakat. Sedangkan PBB sendiri melengkapi apa yang dinamakan dengan rasa disiplin percaya diri yang berujung pada suatu sikap diri pribadi sehingga sikap tersebut dapat ditularkan pada masyarakat banyak.
Selain pelajaran PBB dalam minggu militer tentunya masih banyak yang harus dikuasai oleh seorang prajurit diantaranya yaitu PUDD (Peraturan Urursan Dinas Dalam), PDG (Peraturan Disiplin Garnisun), PPM (Peraturan penghormatan Militer).(Pendim Jepara)
Up